Deskripsi pekerjaan yang baik menjawab tiga pertanyaan pelamar dalam satu halaman: apa yang dikerjakan setiap hari, apa yang harus bisa, dan apa yang didapat. Kandidat yang cocok langsung mengenali dirinya. Kandidat yang tidak cocok berhenti membaca sebelum melamar. Dokumen yang sama lalu dipakai lagi untuk iklan lowongan, daftar pertanyaan wawancara, penilaian masa percobaan dan penyusunan struktur upah.
Yang sering terjadi justru sebaliknya. Deskripsi ditulis saat lowongan hendak dipasang, disalin dari iklan perusahaan lain, dan memuat 15 tugas yang separuhnya milik jabatan lain. Pelamar ramai, yang cocok sedikit.
Struktur satu halaman
| Bagian | Isi | Patokan |
|---|---|---|
| Nama jabatan | Nama yang dipakai orang saat mencari kerja, bukan sebutan internal | "Staf Accounting", bukan "Finance Hero" |
| Ringkasan | Untuk apa jabatan ini ada dan kepada siapa melapor | 2–3 kalimat |
| Tugas utama | Pekerjaan yang mengisi sebagian besar jam kerja, ditulis dengan kata kerja dan hasil | 5–8 butir, urut dari yang paling sering |
| Syarat wajib | Hal yang kalau tidak ada, pekerjaan tidak bisa dijalankan | Paling banyak 5 butir |
| Nilai tambah | Hal yang membantu tetapi bisa dipelajari di tempat kerja | Dipisah dari syarat wajib |
| Kondisi kerja | Lokasi, jam kerja, status PKWT atau PKWTT, lama masa percobaan | Sebutkan apa adanya |
| Imbalan | Rentang gaji pokok, tunjangan, BPJS, cuti | Angka, bukan "kompetitif" |
| Cara melamar | Dokumen yang diminta, alamat kirim, batas waktu, kapan kabar diberikan | Satu paragraf |
Tulis tugas sebagai hasil, bukan kegiatan. "Menyusun laporan kas harian sebelum pukul 10.00" lebih jelas daripada "bertanggung jawab atas laporan keuangan". Kalimat pertama bisa diukur saat masa percobaan, kalimat kedua tidak.
Baris kondisi kerja dan imbalan bukan sekadar sopan santun. Permenaker 18/2024 Pasal 4 ayat 1 meminta informasi lowongan menyebut dengan jelas, paling sedikit, jenis pekerjaan, lokasi kerja, besarnya upah, jam kerja dan kondisi kerja. Prinsip rekrutmen adil ILO (2016) menambahkan satu hal: pelamar perlu tahu lokasi, persyaratan dan tugas pekerjaan sebelum direkrut.
Yang perlu masuk dan yang sebaiknya dibuang
| Masukkan | Buang |
|---|---|
| Alat yang dipakai setiap hari: Excel, software akuntansi, mesin tertentu | Syarat usia, jenis kelamin, status pernikahan, agama, suku atau penampilan |
| Atasan langsung dan ukuran tim | Daftar sifat umum: "dinamis", "jujur", "tahan tekanan" |
| Rentang gaji dan tunjangan | "Gaji kompetitif" tanpa angka |
| Jam kerja yang sebenarnya, termasuk lembur musiman | Tugas jabatan lain yang dititipkan "sekalian" |
| Status hubungan kerja dan lama masa percobaan | Syarat pendidikan yang lebih tinggi dari kebutuhan pekerjaannya |
Kolom kanan bukan hanya soal selera. UU 13/2003 Pasal 5 menjamin kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan, dan penjelasannya menyebut jenis kelamin, suku, ras, agama, aliran politik, serta penyandang disabilitas. Permenaker 18/2024 Pasal 4 ayat 4 menambahkan warna kulit dan kondisi fisik atau psikis. Untuk syarat usia, Surat Edaran Menaker M/6/HK.04/V/2025 membatasinya pada pekerjaan yang sifatnya memang berkaitan dengan usia, menurut ringkasan Badan Keahlian DPR edisi Juni 2025. Syarat fisik hanya layak ditulis kalau memang dibutuhkan pekerjaannya. UU 8/2016 Pasal 53 bahkan mewajibkan perusahaan swasta mempekerjakan paling sedikit 1% penyandang disabilitas dari jumlah pegawainya.
Syarat pendidikan perlu dicek ulang dengan cara yang sama. Kalau pekerjaan admin bisa dijalankan lulusan SMK, syarat S1 hanya menyempitkan pelamar yang cocok dan menaikkan ekspektasi gaji.
Contoh untuk UKM
Tiga contoh di bawah ditulis untuk perusahaan dengan 10 sampai 50 karyawan. Baris gaji sengaja dikosongkan; isi dengan rentang yang sebenarnya, dan pastikan batas bawahnya tidak di bawah upah minimum kota atau kabupaten tempat kerja.
Staf administrasi kantor
| Bagian | Isi |
|---|---|
| Ringkasan | Menjaga dokumen, jadwal dan tagihan kantor berpenghuni 15 orang tetap rapi. Melapor ke Manajer Operasional. |
| Tugas utama | Mencatat surat masuk dan keluar lalu mengarsipkannya hari itu juga. Menyiapkan tagihan pelanggan dan mengingatkan yang lewat jatuh tempo setiap Senin. Membeli ATK dan kebutuhan kantor dalam anggaran bulanan. Menjadwalkan rapat dan membuat notulen. Membantu HR mengumpulkan dokumen karyawan baru. |
| Syarat wajib | SMK atau D3. Terbiasa dengan Excel dan Google Workspace. Bahasa Indonesia tertulis yang rapi. |
| Nilai tambah | Pernah memakai software akuntansi. |
| Kondisi kerja | Senin sampai Jumat, 08.00–17.00, di kantor. PKWTT dengan masa percobaan 3 bulan. |
Sales lapangan
| Bagian | Isi |
|---|---|
| Ringkasan | Membuka dan merawat pelanggan toko bangunan di Bekasi dan Karawang untuk mencapai target omzet bulanan. Melapor ke Kepala Penjualan. |
| Tugas utama | Mengunjungi 8–10 toko per hari dan mencatat hasilnya di aplikasi pada hari yang sama. Menagih piutang yang jatuh tempo. Mengusulkan promosi untuk toko yang omzetnya turun dua bulan berturut-turut. Melaporkan harga pesaing setiap minggu. |
| Syarat wajib | SIM C dan kendaraan sendiri. Pengalaman menjual ke toko minimal 1 tahun. |
| Nilai tambah | Mengenal jaringan toko bangunan di Jabodetabek. |
| Kondisi kerja | Sekitar 70% waktu di lapangan. PKWTT dengan masa percobaan 3 bulan. Gaji pokok ditambah komisi dari omzet, dengan tunjangan bahan bakar. |
Staf accounting
| Bagian | Isi |
|---|---|
| Ringkasan | Mencatat transaksi harian dan menyiapkan laporan keuangan bulanan untuk pemilik. Melapor langsung ke pemilik. |
| Tugas utama | Menginput jurnal harian di software akuntansi. Merekonsiliasi rekening bank setiap minggu. Menyiapkan faktur pajak dan data SPT Masa PPN bersama konsultan pajak. Mengirim data lembur dan potongan ke HR setiap tanggal 25. Menyerahkan laporan laba rugi bulanan paling lambat tanggal 5. |
| Syarat wajib | D3 atau S1 Akuntansi. Pernah memakai software akuntansi. Paham dasar PPN dan PPh 21. |
| Nilai tambah | Sertifikat Brevet A dan B. |
| Kondisi kerja | Senin sampai Jumat di kantor, dengan lembur di minggu pertama tiap bulan. PKWTT dengan masa percobaan 3 bulan. |
Perhatikan polanya: setiap tugas punya frekuensi atau tenggat. Itu yang nanti jadi ukuran di wawancara dan di akhir masa percobaan.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menyalin iklan perusahaan lain. Tugasnya tidak cocok dengan pekerjaan sebenarnya, dan ketidakcocokan itu baru terasa saat masa percobaan.
- Mencampur syarat wajib dengan nilai tambah. Kandidat yang bagus mundur karena merasa tidak memenuhi "syarat" yang sebenarnya hanya nilai tambah.
- Menulis tugas sebagai kegiatan. "Menangani pelanggan" tidak bisa dinilai; "menjawab komplain pelanggan paling lambat 1 hari kerja" bisa.
- Menitipkan pekerjaan jabatan lain karena orangnya baru keluar.
- Tidak menulis gaji. Pelamar menebak, dan jam wawancara habis untuk kandidat yang ekspektasinya jauh.
- Menyembunyikan kondisi kerja seperti shift, lembur musiman atau lokasi. Karyawan mundur di minggu pertama.
- Tidak diperbarui. Deskripsi yang ditulis lima tahun lalu dipakai untuk pekerjaan yang sudah berubah.
Satu dokumen, enam kegunaan
| Dipakai untuk | Bagian yang diambil |
|---|---|
| Iklan lowongan | Ringkasan, tugas utama, syarat wajib, imbalan, cara melamar. Urutan tahap setelah iklan dibahas di alur rekrutmen untuk UKM |
| Laporan lowongan ke Kemnaker | Pemberi kerja wajib melaporkan lowongan lewat sistem informasi ketenagakerjaan, sekarang SIAPkerja, tanpa biaya (Perpres 57/2023 Pasal 4). Formulirnya meminta ringkasan uraian tugas dan uraian tugas (Permenaker 18/2024 Pasal 29) |
| Wawancara | Tiap tugas utama jadi satu pertanyaan tentang pengalaman nyata mengerjakannya, dengan skor yang sama untuk semua kandidat |
| Penilaian masa percobaan | Tugas utama jadi kriteria lulus, dinilai di hari ke-30, 60 dan 90. Aturannya dibahas di masa percobaan karyawan |
| Perjanjian kerja | Jabatan atau jenis pekerjaan wajib tercantum dalam perjanjian kerja tertulis (Pasal 54 UU 13/2003) |
| Struktur dan skala upah | Uraian jabatan jadi bahan evaluasi jabatan sebelum golongan upah ditetapkan (Permenaker 1/2017 Pasal 4). Lampirannya memberi format uraian jabatan dengan 9 komponen, dari identifikasi jabatan sampai K3 |
Karena dipakai di enam tempat, deskripsi pekerjaan sebaiknya disimpan sebagai satu dokumen induk per jabatan, bukan ditulis ulang tiap kali ada lowongan. Saat iklan dipasang, yang dipotong hanya bagian yang tidak perlu dibaca pelamar.
Daftar periksa sebelum dipasang
- Nama jabatan sama dengan yang dicari orang di situs lowongan.
- Tugas utama 5–8 butir, tiap butir punya hasil, frekuensi atau tenggat.
- Syarat wajib paling banyak 5 butir dan semuanya terkait pekerjaan.
- Tidak ada syarat usia, jenis kelamin, status pernikahan, agama, suku atau penampilan.
- Rentang gaji tertulis dan batas bawahnya tidak di bawah upah minimum setempat.
- Status PKWT atau PKWTT dan lama masa percobaan disebut.
- Atasan langsung sudah membaca dan menyetujui isinya.
Informasi umum per 14 Oktober 2026, bukan nasihat hukum atau pajak. Aturan bisa berubah, jadi cek sumber resmi atau bahas situasi Anda dengan kami.



